PROFIL PERUSAHAAN

Filled under:

SEJARAH HYPERNET

Hypernet memulai keberadaannya dalam bentuk yang sederhana sebagai usaha warung internet pada tahun 1998. Pada tahun 2002 usaha warung internet tersebut telah memiliki total 3 cabang di Jakarta. Pada tahun 2005 Hypernet mulai membangun infrastruktur wireless pertamanya, hingga di tahun 2007 Hypernet resmi menjadi perusahaan berbadan hukum dan juga menjadi salah satu Internet Service provider di Indonesia.

Hypernet merupakan sebuah perusahaan Managed Service provider dengan kapasitas layanan informasi dan teknologi yang sepenuhnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan komitmen untuk selalu memberikan layanan informasi dan teknologi yang terbaik bagi Indonesia, Hypernet hadir guna menjawab berbagai macam kebutuhan informasi dan teknologi yang tidak pernah berhenti berkembang.




Sebagai sebuah perusahaan Managed Service Provider, Hypernet menawarkan layanan penyediaan serta pengelolaan sumber daya informasi dan teknologi baik berupa perangkat lunak dan perangkat keras (software dan hardware), beserta sumber daya manusia yang dibutuhkan ataupun dimiliki oleh pelanggan.

Untuk menjawab bermacam kebutuhan informasi dan teknologi yang kini telah menjadi kebutuhan dasar bagi para pelaku bisnis di tanah air, komitmen Hypernet dalam memberikan layanan informasi dan teknologi terbaik diwujudkan dengan mengembangkan bermacam lingkup serta bentuk layanan, berawal dari layanan sambungan internet, infrastruktur informasi dan teknologi, sistem terintegrasi, hingga layanan pengelolaan atau management service. Seluruh bentuk layanan yang ditawarkan oleh Hypernet dirancang untuk dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia.


VISI HYPERNET

Visi besar Hypernet adalah sebuah perusahaan MSP (Managed Service Provider) Indonesia yang memberikan bentuk serta kualitas pelayanan IT (informasi dan teknologi) yang terpercaya serta dapat diandalkan dalam menjawab tuntutan perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan pelanggan di tanah air.


MISI HYPERNET.
  1. Hypernet mewujudkan komitmen memberikan pengalaman layanan IT (informasi dan teknologi) terbaik kepada seluruh pelanggan di tanah air.
  2. Hypernet mewujudkan agenda dalam pengembangan serta perluasan infrastruktur IT (informasi dan teknologi) yang dimiliki agar relevan dengan kebutuhan pengguna.
  3. Hypernet berkomitmen untuk konsisten meningkatkan dan mengembangkan seluruh layanan yang dimiliki agar tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman. 

PIMPINAN PIMPINAN HYPERNET

  • Sudianto Oei : Pejabat tertinggi Eksklusif (Chief Executive Officer)


Sudianto Oei adalah pendiri dan Chief Executive Officer Hypernet yang kini aktif menjabat. Sudianto menyelesaikan pendidikannya di Universitas Bina Nusantara dan mendapatkan gelar sarjana komputer pada tahun 2005. Sejak menjalankan pendidikan, Sudianto telah mulai mengejar hasratnya dalam bidang IT (informasi dan teknologi) diawali dengan usaha dalam bentuk warung internet. Pada tahun 2002, usaha warung internet yang didirikannya telah memiliki total 3 cabang di Jakarta. Berbekal kemauan keras untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya, Sudianto dan adiknya Sudino Oei mulai berinvestasi membangun infrastruktur wireless pertama mereka di tahun 2005. Pada tahun 2007, usaha warung internet milik Sudianto resmi berdiri sebagai perusahaan berbadan hukum dengan nama PT. Hipernet Indodata dan dikenal oleh publik dengan nama Hypernet sebagai perusahaan ISP (Internet Service Provider).
Selaku pengambil keputusan dalam organisasi Hypernet, Sudianto memahami tanggung jawab Hypernet untuk memberikan layanan IT terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dengan semangat untuk terus berkembang, Sudianto Oei memimpin Hypernet kepada pengembangan bentuk layanan yang konsisten dan membawa Hypernet menjadi sebuah MSP (Managed Service Provider) Indonesia.

  • Iman Camil : Kepala Merek dan Marketing Officer (Chief Brand and Marketing  Officer).


Iman adalah ahli dibidang ethnography research, strategic brand management, design thinking, venture development, dan corporate restructuring. Sebelum bergabung dengan Hypernet sebagai Chief Brand and Marketing Officer, ia adalah pendiri dari Unistellar, sebuah venture development, advisory, and management company untuk berbagai lini bisnis dan secara aktif co-founding startups dan membantu entrepreneurs untuk memperkuat dan merestrukturisasi bisnis mereka dalam rangka mencapai long term financial goals dan business impact. Saat ini ia menempati posisi sebagai advisor, partner, dan independent director di berbagai perusahaan di Indonesia.
Ia merupakan salah satu co-founder dan Managing Partner dari Velocorp (dulu dikenal sebagai Systec Group), sebuah grup untuk beberapa technology startups di Indonesia. Velocorp saat ini mengelola berbagai perusahaan dari mulai e-commerce, mobile games and application, payment and loyalty, online media, hingga consumer engagement platform.


  • Ganesha Bayu Murti : Kepala Bagian Keuangan(Chief Financial Officer).


Setelah menyelesaikan studi S2 di United Kingdom, Ganesha Bayu Murti kembali ke tanah air untuk memulai karirnya dalam bidang Treasury di Medco Energi pada tahun 2007. Di tahun 2009, Bayu bergabung menjadi Financial Controller untuk PT. HM Sampoerna Tbk. Ia melanjutkan karirnya dalam bidang Corporate Finance untuk Triputra Group pada tahun 2011. Ganesha Bayu Murti bergabung dengan Hypernet pada tahun 2012 sebagai Chief Financial Officer and Human Resource Director. Sebagai individu yang sangat menghargai tantangan, Bayu yang juga merupakan seorang calon kandidat doktorat dalam bidang Finance di Universitas Indonesia, menemukan ketertarikan di dalam mengelola sumber daya manusia yang saat ini telah menjadi salah satu hasrat profesional baginya.
Sejak bergabung dengan Hypernet, Bayu Murti telah menetapkan standar baru untuk profesionalisme bagi seluruh personil Hypernet. Ia telah meletakkan dasar penilaian berdasarkan penilaian kinerja yang komprehensif.  serta menetapkan standar pelatihan dan pengembangan potensi untuk seluruh personil Hypernet sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing departemen. Bayu juga mengarahkan pengembangan sumber daya manusia Hypernet kepada peningkatan kompetensi yang berdampak signifikan kepada produktivitas kerja bagi seluruh personil Hypernet.

  • Aris Darmawan : Kepala Petugas Operasi (Chief Operating Officer).



Aris Darmawan mengawali karir profesionalnya di awal tahun 1989. Sejak awal meniti karir Aris telah menekuni bidang informasi dan teknologi, ketekunan ini mengantarkannya menduduki berbagai macam posisi profesional dalam bidang tersebut. Di tahun 1999, Aris Darmawan telah menduduki posisi sebagai kepala departemen sistem informasi di salah satu rumah sakit ternama Jakarta. Pada tahun 2004, Aris Darmawan memegang posisi Network Operation Manager di salah satu perusahaan ISP Indonesia yang kemudian berlanjut menduduki posisi Head of Professional Service. Rangkaian pengalaman kerja yang dijalani selama meniti karir menjadikan Aris sebagai individu profesional dengan pengetahuan serta pemahaman yang luas terhadap lingkup operasional industri informasi dan teknologi di Indonesia.
Pada tahun 2013, Aris Darmawan bergabung dengan Hypernet dan memegang posisi Chief Operating Officer hingga saat ini. Kini, Aris Darmawan bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas operasional Hypernet. Ia telah mengembangkan dan meningkatkan berbagai macam bentuk operasi jaringan serta layanan yang dimiliki oleh Hypernet dan secara konsisten melakukan berbagai macam upaya untuk memberikan bentuk layanan yang lebih baik

  • Sudino Oei :Kepala Petugas Komersial Chief Commercial Officer.



Sudino Oei adalah pendiri dan Chief Commercial Officer Hypernet yang kini aktif menjabat. Menyadari hasratnya dalam bidang informasi dan teknologi, setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Bina Nusantara dengan gelar sarjana komputer, Sudino sepenuhnya bergabung dengan kakaknya Sudianto Oei untuk mendirikan Hypernet. Sudino tidak hanya bertanggung jawab memangku posisi sebagai Chief Commercial Officer, akan tetapi ia juga berperan dalam mengamati perkembangan dari permintaan dan kebutuhan layanan IT yang terjadi di industri Indonesia. Sudino memegang andil yang penting terhadap perluasan market dan pengembangan bentuk layanan Hypernet. Di bawah arahan Sudino, personil yang tergabung dalam departemen marketing tidak hanya aktif memasarkan layanan yang disediakan oleh Hypernet, akan tetapi tim marketing juga diarahkan untuk peka terhadap informasi yang digunakan untuk pengembangan berbagai macam bentuk layanan informasi dan teknologi.
Dengan arahan tersebut, Sudino telah berhasil membuka berbagai peluang baru bagi Hypernet dari bermacam sektor industri di Indonesia. Peluang-peluang baru tersebut setahap demi setahap mengantarkan Hypernet mewujudkan visinya menjadi sebuah MSP (Managed Service Provider) untuk Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar